Posted by: emang on: Mei 25, 2009
World wide web (WWW) adalah istilah untuk halaman-halaman web yang dapat diakses melalui browser. Secara harafiah World Wide Web berarti jaring laba-laba yang seluas dunia. Istilah ini diberikan karena adanya koneksi (link) antara berbagai halaman web sehingga kalau link tersebut digambarkan dengan garis-garis maka akan terlihat seperti jaring laba-laba yang sangat luas. Istilah tersebut pertama kali dipopulerkan oleh Berners-Lee yang menciptakan HTML dan browser pertama.
Uniform Resource Locator (URL)
URL adalah alamat resource yang yang ada di Internet, yang kita ketikkan pada address bar browser. Misalnya :
http://www.sun.com/developers/evangcentral/bios.htm

Dari contoh tersebut, nama domainnya adalah www.sun.com sedangkan http adalah protokol yang digunakan. Bios.html adalah file yang kita akses dan terletak pada path developers/evangcentral.
Domain
Adalah nama alamat website yang telah terdaftar di Internet dalam sebuah sistem yang disebut Domain Name System (DNS). Sebenarnya domain adalah nama alias dari alamat komputer yang berupa alamat IP. Semua komputer yang terhubung dengan Internet memiliki alamat unik berbentuk sederetan angka yang disebut Internet Protocol address (IP). Satu nama domain bisa saja memiliki lebih dari satu alamat IP.
Sebagai contoh :
www.yahoo.com
www.yahoo.com internet address = 66.94.230.35
www.yahoo.com internet address = 66.94.230.37
www.yahoo.com internet address = 66.94.230.40
www.yahoo.com internet address = 66.94.230.42
www.yahoo.com internet address = 66.94.230.75
Alamat www.yahoo.com tentu lebih mudah diingat daripada deretan nomor- nomor tersebut di atas. Alamat IP dan nama domain, dapat dipertukarkan, artinya kita dapat menggunakan nama domain maupun nomor alamat IP untuk mengakses sebuah website. Sebagai contoh, jika kita ingin membuka website Yahoo!, maka kita dapat mengetikkan di address bar browser salah satu dari alamat berikut:
www.yahoo.com
66.94.230.35
66.94.230.37
66.94.230.40
66.94.230.42
66.94.230.75
Nama domain juga biasa disebut sebagai : hostname atau sitename.
Top-level Domain
Top level domain (TLD) adalah deretan 2 huruf atau lebih yang ditulis pada bagian belakang alamat suatu website misalnya : .net, .com, .org. Ada dua kategori TLD yaitu Generic TLD (gTLD) dan Country Code TLD (ccTLD). Domain kategori gTLD digunakan untuk identitas secara umum dari sebuah domain. Saat ini terdapat sejumlah gTLD yang dapat digunakan pada nama domain sebuah website seperti ditunjukkan dalam Tabel 3.1.
Tabel 3.1 Daftar Generic Top Level Domain
| Domain | Tahun dibuat | Penggunaan Domain |
| .com | 1995 | Komersial / Personal |
| .net | 1995 | Umumnya untuk provider jaringan, ISP, dll |
| .org | 1995 | Umumnya digunakan untuk organisasi |
| .mil | 1995 | Militer |
| .edu | 1995 | Institusi Pendidikan |
| .biz | 2001 | Untuk tujuan bisnis |
| .museum | 2001 | Untuk museum |
| .name | 2001 | Digunakan untuk nama individu |
| .info | 2001 | Tidak ada batasan |
| .pro | 2001 | Untuk kalangan professional |
Sedangkan ccTLD adalah nama domain untuk identitas kode negara. Penggunaan ccTLD biasanya digabungkan dengan gTLD dalam format dua karakter, misalnya com menjadi co, org menjadi or, dan ac untuk akademik (perguruan tinggi). Kode negara untuk Indoensia adalah id. Jadi alamat domain www.brawijaya.ac.id artinya adalah domain untuk (Universitas) Brawijaya di Indonesia. Saat ini ada kurang lebih 240-an kode negara dalam ccTLD. Tabel 3.2 menunjukkan beberapa kode negara untuk ccTLD.
Tabel 3.2 Daftar Country Code Top Level Domain
| ccTLD | Negara | ccTLD | Negara | |
| .au | Australia | .id | Indonesia | |
| .ca | Canada | .jp | Jepang | |
| .de | Jerman | .my | Malaysia | |
| .fi | Finlandia | .uk | United Kingdom | |
| .hk | Hongkong | .us | Amerika Serikat |
Subdomain
Subdomain adalah istilah untuk menyebut sebuah domain yang merupakan “anak” dari domain induk. Contohnya mail.google.com yang merupakan subdomain dari www.google.com. Untuk mengakses sebuah subdomain, kita tidak perlu mengetikkan “www” di depan nama subdomain tersebut, cukup dengan nama_subdomain. nama_domain.top_level_domain
Untuk memiliki sebuah alamat domain, kita perlu mendaftar ke lembaga yang menyediakan jasa Network Information Center (NIC), atau untuk lebih mudahnya kita dapat mendaftar melalui perusahaan webhosting yang kita pilih. Subdomain umumnya dapat dimiliki secara gratis karena sudah termasuk layanan yang diberikan oleh webhost. Di Indonesia pendaftaran domain id saat ini ditangani oleh Kementrian Komunikasi dan Komunikasi (DepKomInfo) dan sampai saat ini masih diberikan secara gratis dan berlaku seumur hidup sementara menunggu regulasi yang akan dibuat. Sebelumnya domain id ditangani oleh IDNIC (Indonesia NIC) yang dipimpin oleh Budi Rahardjo dosen ITB.
(Artikel ditulis tahun 2007)
Komentar Terakhir