Posted by: emang on: Mei 25, 2009
Secara umum berdasarkan proses pembuatan dan hasil tampilan sebuah web, halaman web dapat dikategori dalam 2 jenis, yaitu web statis dan web dinamis.
Web Statis
Web statis adalah halaman website yang murni disusun hanya menggunakan HTML (atau XHTML) tanpa menambahkan script. Ketika kita membuka sebuah halaman web statis saat ini, dan kemudian membuka lagi beberapa saat kemudian, tampilan web akan sama persis dan tanpa ada perubahan apapun. Demikian juga ketika kita membuka website itu besok, bulan depan bahkan 10 tahun kemudian (dengan catatan si pembuat web tidak melakukan updating apa-apa).
Web Dinamis
Kebalikan dengan web statis, maka web dinamis adalah website yang disusun dari kombinasi antara HTML (atau XHTML) dan script pemrograman web. Secara sederhana dapat kita katakan bahwa web dinamis adalah web yang mampu memberikan tampilan yang dinamis dan kemampuan berinteraksi dengan pengguna. Seperti contoh misalnya kalau halaman web kita tambahkan script untuk menampilkan jam yang real time, maka walaupun kita melakukan refresh[1] hanya 1 detik kemudian, hasil tampilan yang muncul dihalaman web tersebut pasti ada perbedaan dengan sebelumnya, yaitu pada tampilan jam yang sudah ter-update. Web dinamis biasanya menggunakan script membuat komponen web yang dinamis seperti: jam dan tanggal, kalender, menu pulldown, animasi mouse, news, artikel, buku tamu, database, dan lain-lain.
Ada 2 jenis script pemrograman web, yaitu:
Komentar Terakhir